Selasa, 10 Maret 2009

Bundaku yang cacat

Pertiwi itulah nama bundaku….
Jeritan tangismu meledakkan dunia mimpiku..
Kapankah kau berhenti menangis???
Kapankah penderitaanmu berhenti???


Bunda, aku melihat semua dukamu!
Semua ini menjadi kudis dan cacar yang bernanah dipundakmu…
Bunda lihatlah….. darah mengalir ditanganmu…
Kakimu tidak dapat berdiri seperti impianmu…

Bunda… bunuhlah aku…!
Bunuhlah semua kakak-kakakku
Kami adalah anak durhaka yang yang besar ditelapak tanganmu..
Yang saling menyakiti diantara kami…
Yang tak pernah menghiraukan kematian dan penderitaanmu..
Bunda pertiwiku yang cacat…

17 agustus 05

0 komentar:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com